Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 27, 2011

ATUT CHOSIYAH: Pemuda Harus Menjadi Estafet Kepemimpinan

Kamis, 24 Februari lalu adalah momentum penting bagi bangkitnya Karang Taruna Provinsi Banten. Pasalnya, pada taggal tersebut secara resmi Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah melantik pengurus Karang Taruna Provinsi Banten. Hadir ketua umum Karang Taruna Nasional, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko yang didampingi jajarannya. Dalam pelantikan yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten itu, Atut menyampaikan kepada para audiens bahwa Karang Taruna sebagai organisasi pemuda yang harus melanjutkan kepemimpinan di Banten. Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, H. Andika Hazrumy juga menegaskan dalam sambutanya, bahwa Karang Taruna adalah wadah pengembangan pemuda yang bergerak di bidang sosial-masyarakat, dan memiliki wadah strategis yang mengakar sampai ke tingkat kelurahan dan desa. Pernyataan Atut Chosiyah itu diamini oleh sejumlah pejabat SKPD Provinsi Banten yang juga turut hadir, diantaranya Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Banten, Asda III ...

MASA DEPAN KERUKUNAN BERAGAMA DI BANTEN

Tragedi berdarah yang terjadi pada 6 Februari lalu di Cikeusik, Pandeglang-Banten telah menyatukan perhatian masyarakat Banten terhadap persoalan Ahmadiyah dan keberadaannya di negeri ini. Sejauh ini, peredaran Ahmadiyah masih dengan mudah menyebar di pelosok tanah air meskipun telah lahir SKB tiga menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM dan Jaksa Agung yang mencoba meng-cover rentetan kasus kekerasan yang kaitannya dengan Ahmadiyah. Keberadaan Ahmadiyah dinilai banyak orang telah melakukan penodaan terhadap ajaran agama Islam. Alhasil, sebagian besar umat Islam enggan menerima keberadaan Jemaat Ahmadiyah, termasuk masyarakat Banten. Kerusuhan di Cikeusik yang terindikasi oleh persoalan agama bukan hal pertama. Tragedi Monas saat peringatan Hari Kesaktian Pacasila telah lebih dulu menyertai berita-berita di media lokal dan nasional, pembakaran tempat ibadah dan pengrusakan rumah penduduk ahmadiyah di Bogor juga telah lebih dulu hadir. Sederet persoalan kekerasa...