Postingan

Menampilkan postingan dari November 7, 2010

INTEGRITAS HADITS DALAM KONTEKS DAKWAH ISLAM

Membincang suatu pola penafsiran hadits dan amalannya merupakan aspek keilmuan dalam studi Islam yang semakin berkembang dan meluas. Diskursus ini akan meliputi ranah kajian definisi secara particular dan bersandar pada pendapat para ‘ulama hadits yang lebih khusus. Mencermati dari berbagai wacana yang kini berkembang dalam status pembaharuan materi Dakwah Islam tentu titik temunya adalah revolusi gerakan dakwah Islam dalam konteks Islam modern. Mengutip dari pendapat Prof. Dr. M. Qurais Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah perihal kewajiban dakwah yang ditujukan kepada seluruh ummat Islam secara individu dan institusional. Maka dapat disimpulkan bahwa kearifan jalannya dakwah Islam dalam kemodernan tidak lepas dari integritas hadits dan komposisinya sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-Quran. Hadits merupakan sumber dakwah Islam secara normatif yang memiliki pangkal secara kuat dari Al-Quran. Diutusnya Muhammad sebagai Nabi saw. merupakan lembaran syirrah manusia yang akan dipertemukan ...

PEMUDA INTERNASIONAL SELENGGARAKAN WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN DI BANTEN

Gambar
Semangat pemuda-pemudi yang datang dari berbagai negara berkumpul di Hotel Nuansa Bali pada 6-10 November 2010. Mereka akan saling bertukar pikiran mengenai konsep kewirausahaan. Kegiatan ini digelar oleh Pemuda Tani Indonesia, Dispora Provinsi Banten dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Banten menjadi tua rumah dalam penyelenggaraan event ini. Dalam beberapa diskusi yang terjadi di dalam agenda ini terdapat beberapa konsep kewirausahaan yang berasal dari pengalaman negara-negara peserta workshop. Misalnya, Korea Selatan mengungkapkan bahwa industri dan etika bisnis di kalangan generasi muda Korea Selatan sudah tertanam sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. para siswa dibekali dengan metode berwirausaha. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kadispora Banten, Iin Mansyur, MM serta beberapa pejabat di lingkungan kementerian pemuda dan olahraga. Penyelenggaran workshop internasional ini dihadiri sedikitnya 16 negara, diantaranya adalah Jepang, Korea Selatan, Filipina, Bangla...